Sabtu, 06 Desember 2014

Mengenal Lebih Dekat Tentang Penyakit Hepatitis

http://penyakithepatitis.org/wp-content/uploads/2011/11/Hepatitis-Virus-Liver.jpg

 Hepatitis (plural: hepatitides) adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut "hepatitis akut", hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut "hepatitis kronis".Penyakit ini tergolong penyakit yang sangat berbahaya karena menyerang organ vital manusia yaitu hati. Apa saja penyebab hepatitis? Mari kita simak uraian berikut.



Hepatitis Akibat Virus
Infeksi virus masih menjadi penyebab utama penyakit hepatitis. Ada beberapa jenis virus yg menyebabkan hepatitis, yaitu virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C, virus hepatitis D, virus hepatitis E, dan virus hepatitis G. Beberapa virus-virus ini terdapat pada makanan yang tidak bersih dan hubungan seks yang tidak sehat dan tidak normal.
Jenis Virus Hepatitis
  • Virus hepatitis A
Virus hepatitis A terutama menyebar melalui vecal oral. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.
  • Virus hepatitis B
Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).
Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kankerhati.
  • Virus hepatitis C
Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita "penyakit hati alkoholik" seringkali menderita hepatitis C.
  • Virus hepatitis D
Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.
  • Virus hepatitis E
Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.
  • Virus hepatitis G
Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini. namun belum terlalu diketahui.
Virus-virus lain yang dapat menyebabkan hepatitis:
Hepatitis A biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa menjadi kronis. Setelah sembuh, maka akan kebal terhadap Hepatitis A, tetapi tidak kebal terhadap jenis penyakit hepatitis yang lain.
5 persen dari penderita Hepatitis B akan menjadi kronis, karena tidak ditangani dengan baik.
Pada pemakai narkoba suntikan yang menggunakan jarum bersama-sama yang marak pada masa lampau, maka 18 persen tertular Hepatitis B, 40 persen tertular HIV dan 70 persen tertular Hepatitis C. Jadi Hepatitis C sangat mudah menular melalui transfer cairan (virulen).
Penderita Hepatitis C sebenarnya hanya 0,8 persen, tetapi sebagian besar akan menjadi kronis, sehingga jumlah penderita kronisnya hampir sama dengan penderita Hepatitis B kronis, yaitu sekitar 1 juta orang 

Penyebab Hepatitis Non-Virus
Selain serangan virus, penyebab hepatitis lainnya dapat dipicu oleh bahan kimia  seperti racun, jamur beracun, kloroform, dan minuman beralkohol. Selain itu, hepatitis juga dapat disebabkan oleh metabolisme yang abnormal. Ini terjadi karena timbunan lemak yang berlebihan di organ hati. Kondisi ini sering kali dialami oleh wanita selama kehamilan yang disebabkan oleh pola makan yang salah. Selain itu juga bisa terjadi karena kelebihan unsur tembaga di sekitar organ hati dan otak.
Gejala-Gejala Hepatitis
Gangguan hati pada umumnya tidak terlihat jelas pada penderitanya kecuali jika kondisinya sudah sangat parah. Ini terjadi karena organ hati diciptakan dengan sangat mengagumkan, dimana sel hati dapat beregenerasi dengan cepat.
Namun kami menyediakan informasi yang sangat bermanfaat bagi Anda untuk mengenali beberapa gejala umum yang dialami pengidap hepatitis. Berikut ini beberapa gejala yang umum ditemui pada penderita peradangan hati:
  • Warna kekuningan pada kulit atau putih mata.
  • Air seni berwarna kecoklatan seperti teh.
  • Berat badan berkurang drastis.
  • Kurang nafsu makan.
  • Diare.
  • Warna tinja pucat.
  • Cepat lelah.
  • Kadar gula rendah.
  • Nyeri perut bagian atas.
  • Demam meriang.
  • Libido menurun.
Jika Anda merasa mengalami beberapa keluhan di atas, kami sarankan segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau rumah sakit.
Bagaimana Mencegah agar Terhindar dari Hepatitis?
Mengingat bahwa hepatitis lebih cenderung disebabkan oleh virus, maka sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan diri. Berikut ini tindakan-tindakan pencegahan yang perlu Anda lakukan;
  • Mencuci tangan dengan sabun setelah Anda selesai beraktifitas, keluar dari toilet, berjabat tangan dengan orang-orang. Kontak fisik dengan binatang, dan saat Anda akan makan.
  • Hindari narkoba, alkohol, alat suntik, alat cukur bersama.
  • Olahraga secukupnya dengan teratur.
  • Hubungan seks yang sehat dan tidak berganti-ganti pasangan.
  • Gunakan obat-obatan yang direkomendasikan para dokter.
  • Konsumsi rutin makanan dengan pola yang seimbang.
Dengan melakukan beberapa tips di atas semoga Anda tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit-penyakit yang mengerikan lainnya, termasuk hepatitis.
Tetapi sekarang para penderita hepatitis dapat merasa lega karena telah tersedia obat herbal sebagai terapi alternatif yang sangat ampuh untuk pengobatan hepatitis ini yaitu Sarang Semut.
Sudah banyak orang telah mencobanya dan terbukti berhasil. Sekarang giliran Anda untuk merasakan manfaat dari obat herbal Sarang Semut ini.